MenurutSuprijatna dkk. (2005) unggas yang sehat mempunyai ciri - ciri konsumsi pakan dan ternak normal, kotoran normal tidak encer, giat melakukan aktivitas, bersuara normal, produksi normal, temperatur tubuh normal berkisar 40.5 - 41.6° C, denyut jantung normal dan bernapas normal.
PeternakanPuyuh Lebih Banyak Dijumpai Di Daerah. Jan 23, 2021. Cara Auto Like Halaman Facebook Nonton Akhir Kisah Cinta Si Doel Puisi Ayah Untuk Anak Yang Baru Lahir Ayu Dewi Profil Penyakit Akar Gada Adalah. Star Farm Writer, Author at Star Farm International - Page 6 of 6. Nutrisi dan manajemen pakan burung puyuh.indd
Programhomeyard farming puyuh itu melibatkan perempuan tani di Desa Saturday,1 Muharram 1444 / 30 July 2022 Jadwal Shalat. Mode Layar. Al-Quran Digital. Indeks. Networks retizen.id repjabar.co.id repjogja.co.id. Kanal News. Politik Hukum Pendidikan Umum News
CaraBeternak Burung Puyuh Petelur yang Menghasilkan Telur Maksimal Bagi Pemula. Ternak burung puyuh jenis petelur memang salah satu usaha bisnis yang cukup prospektif. Hal ini tentunya bisa Anda lihat dari harga telur yang semakin hari semakin meningkat tajam. Tak jarang banyak masyarakat yang mengolah telur puyuh menjadi beberapa olahan
Peternakanburung puyuh lebih mudah dijumpai di daerah sebagai berikut,kecuali. a. Jawa Barat b. Sulawesi c. Jawa Tengah d. Yogyakarta e. Sumatra Jawaban : b 88. Beberapa pertimbangan yang harus kita lakukan dalam menentukan jenis hewan ternak adalah sebagai berikut,kecuali. a. Ketersediaan lahan b. Memilih hewan relative mudah dipelihara
Jikaanda ingin bisnis puyuh mungkin riset dulu sebaiknya, agar investasi yang Anda lakukan tidak sia-sia dan dapat menghasilkan. Karena memang pakan sekarang ini cukup mahal. Selain itu Anda juga harus meriset bagaiamana puyuh jika di kandang pada malam hari. Ini sangat perlu Anda lakukan yaiut riset puyuh saat malam hari seperti video di atas.
. Latar belakang penelitian ini adalah adanya usaha peternakan puyuh yang merupakan salah satu alternatif penghasil telur yang cukup produktif selain peternakan ayam dan itik petelur. Tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui produksi telur yang cukup baik dengan modal yang dapat dijangkau oleh masyarakat. Metode yang akan digunakan untuk mencapai kualitas yang optimal dan keberlanjutan usahanya perlu adanya pelatihan dan Demplot pembibitan puyuh. Dalam mewujudkan ketercapaian target program selain dilakukan pelatihan juga dilakukan berbagai praktek secara bersamaan oleh UKM mitra sesuai dengan tahapan yang direncanakan dengan dibimbing oleh tenaga lapangan dan tim pelaksana serta melibatkan mahasiswa yang terlebih dahulu di beri pembekalan kemampuan sesuai tema program. Evaluasi hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan di Kelompok Peternak Puyuh di Kabupaten Bekasi cukup berhasil dan sukses. Hal ini dapat dilihat dari mulai awal kegiatan sampai semua kegiatan yang dilakukan, antusiasme rasa keingin tahuan dari para anggota yang cukup tinggi dan kesediaan fasilitas kelompok yang dapat digunakan untuk pelaksanaan program pengabdian ini. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free MODEL DAN TEKNIK PEMBIBITAN TERNAK BURUNG PUYUH DI KABUPATEN BEKASI Retno Purwani Setyaningrum1, Arief Teguh Nugroho2 Universitas Pelita Bangsa, Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Sosial1 Arief Teguh Nugroho2 Universitas Pelita Bangsa, Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Sosial2 ariefteguhnugroho Abstrak Latar belakang penelitian ini adalah adanya usaha peternakan puyuh yang merupakan salah satu alternatif penghasil telur yang cukup produktif selain peternakan ayam dan itik petelur. Tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui produksi telur yang cukup baik dengan modal yang dapat dijangkau oleh masyarakat. Metode yang akan digunakan untuk mencapai kualitas yang optimal dan keberlanjutan usahanya perlu adanya pelatihan dan Demplot pembibitan puyuh. Dalam mewujudkan ketercapaian target program selain dilakukan pelatihan juga dilakukan berbagai praktek secara bersamaan oleh UKM mitra sesuai dengan tahapan yang direncanakan dengan dibimbing oleh tenaga lapangan dan tim pelaksana serta melibatkan mahasiswa yang terlebih dahulu di beri pembekalan kemampuan sesuai tema program. Evaluasi hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan di Kelompok Peternak Puyuh di Kabupaten Bekasi cukup berhasil dan sukses. Hal ini dapat dilihat dari mulai awal kegiatan sampai semua kegiatan yang dilakukan, antusiasme rasa keingin tahuan dari para anggota yang cukup tinggi dan kesediaan fasilitas kelompok yang dapat digunakan untuk pelaksanaan program pengabdian ini. Keywords Peternakan telur puyuh, Sosialisasi, Pemeliharaan berternak telur puyuh Abstract The background of this research is the existence of quail farming business which is one of the alternatives for producing eggs which is quite productive in addition to chicken and ducks. The goal to be achieved is to improve the standard of living of the community through the good production of eggs with capital that is attainable for the community. The method that will be used to achieve optimal quality and business sustainability is to hold training and demonstration plots for quail breeding. In achieving the program targets, apart from training, SME partners will also carry out various practices simultaneously in accordance with the planned stages guided by field workers and the implementation team as well as involve students who are first equipped with skills according to the program theme. The evaluation of the results of the community service activities carried out at the Quail Farmer Group in Bekasi Regency showed that it was quite successful. This can be seen from the beginning until the end of the activity, high enthusiasm of the members, and the availability of group facilities in the implementation of this service program. Keywords Quail egg farming, socialization, maintenance of quail eggs farm PENDAHULUAN Usaha peternakan puyuh merupakan salah satu alternatif penghasil telur yang cukup produktif selain peternakan ayam dan itik petelur. Selain produksi telurnya cukup baik, puyuh juga memiliki keunggulan diantaranya pada umur enam minggu sudah berproduksi, tidak membutuhkan permodalan yang besar, mudah pemeliharaannya dan harga jual telur yang relatif murah sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat. Keunggulan lain beternak puyuh tidak memerlukan kandang yang luas luas, sehingga dapat diusahakan pada lahan yang terbatas dengan keperluan modal yang tidak terlalu besar dan dapat diintegrasikan dengan usaha lain seperti perikanan. Faktor modal, tenaga, bibit, dan pemasaran dapat mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup peternakan kecil di pedesaan. Karakteristik pekerja meliputi umur dan jenis kelamin, tingkat pendidikan, asal pekerja merupakan kondisi-kondisi khusus yang dimiliki oleh seorang pekerja. Tenaga kerja merupakan sumber daya manusia yang sangat penting bagi kelangsungan proses produksi. Pendidikan formal yang tinggi untuk tenaga kerja tidak diperlukan dalam proses produksi burung puyuh. Akan tetapi untuk mengimbangi selera pasar atau untuk menghadapi persaingan dalam pemasaran, pendidikan dan latihan bagi tenaga kerja akan sangat berpengaruh agar berkualitas dan meningkatkan kemampuan bekerja. Desa Muktiwari adalah salah satu desa yang ada di Kecamatan Cibitung yang memiliki kegiatan perekonomian yang mulai pertengahan tahun 2019 ini sudah berjalan dalam bidang peternakan yaitu peternakan burung puyuh. Peternakan burung puyuh ini sudah mendapat bantuan dari BUMDES dan lokasi peternakan ada di kediaman Bapak Lurah Desa Muktiwari, Bapak Bahrudin, SE. Dalam menjalankan usaha peternakan ini, Bapak Bahrudin di bantu para warga desa. Adapun persyaratan perlu diperhatikan dalam usaha pengembangbiakan burung puyuh antara lain berada di daerah dataran rendah dengan sirkulasi udara yang cukup kemudian mempunyai sumber air yang baik dan jauh dari bahaya banjir, serta kandang yang letaknya jauh diatas tanah untuk menghindari kelembapan Prahasta dan Masturi, 2009. Dengan adanya peternakan burung puyuh di daerah pengabdian ini diharapkan penduduk sekitar peternakan dan di luar peternakan yang sebagian besar merupakan tenaga kerja buruh pabrik dan tenaga kerja peternakan tersebut dapat memperoleh tambahan penghasilan. Besar kecilnya pendapatan tersebut sangat tergantung dari besar kecilnya hasil ternak dan pemasaran. Karakteristik peternak burung puyuh pedesaan adalah umur dan jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan pokok, asal pekerja. Peternakan tersebut bagaimana dalam tingkat perkembangan, selain permasalahan yang dihadapi banyak peternakan pedesaan mempunyai potensi mengembangkan peternakan burung puyuh yang lebih baik sehingga menarik untuk diteliti. METODE Guna mencapai tujuan yang diinginkan, maka metode yang digunakan adalah dengan melakukan pelatihan dan Demplot pembibitan puyuh. Pemilihan metode yang dipilih berdasarkan hasil evalusi pendahuluan yang dilakukan dikelompok sehingga diharapkan sesuai dengan keperluan dan mendapatkan hasil yang optimal Tahapan Proses Pembibitan Puyuh 1. Seleksi dan perkawinan. Dua aktivitas penting dalam pengembangan pemuliaan adalah seleksi dan memperbanyak serta menyebarkan hasil seleksi Kosgey 2004. Dalam menseleksi ternak biasanya banyak sifat yang harus dipertimbangkan antara lain sifat kualitatif dan sifat kuantitatif. Kriteria seleksi untuk sifat kualitatif berkaitan erat dengan selera konsumen, biasanya warna bulu, warna kulit dan warna kaki. Untuk warna kulit paling disukai warna putih atau kuning, sedangkan warna kaki warna tidak menjadi masalah. Sifat kuantitatif yang perlu dipertimbangkan untuk puyuh pedaging antara lain pertumbuhan, konversi ransum dan lemak karkas, sedangkan untuk puyuh bibit perlu diperhatikan produksi telur, berat telur, fetilitas dan daya tetas 2. Pola Pembibitan. Pola perbibitan yang diterapkan adalah Pola Inti Tertutup. Seleksi yang ketat terjadi di Galur Murni/Pure Line PL. Puyuh yang ada di strata dibawahnya seperti di Parent Stock PSdan Comersial Stock CS/Final Stock FS hanya untuk menduplikasi. Pada strata PL tidak dilakukan seleksi atau perbaikan mutu lagi. Seleksi dilakukan secara fenotipik seperti keseragaman bobot badan dan hal-hal lain yang terlihat menyimpang dari standard yang diberikan oleh breeder. Dengan demikian, puyuh pada level PS dan CS/FS tidak bisa masuk ke PL. Jarak setiap strata pada unggas biasanya relative pendek. Semakin panjang jarak antara PL dan CS/FS, semakin lama waktu yang diperlukan untuk menghasilkan produk. Tidak ada ketentuan pasti mengenai banyaknya strata yang diharuskan dalam pola pemuliaan, tetapi semakin banyak strata dalam pola pembibitan, semakin seragam unggas yang dihasilkan pada CS/FS. Keakuratan dan kehati- hatian dalam menyeleksi puyuh di PL sangat penting. Permasalahan dan Solusi Kelompok masyarakat yang dipilih adalah gabungan para peternak puyuh yang ada di Kabupaten Bekasi. Pertimbangan pemilihan kelompok peternak ini berdasarkan pada kondisi di lapangan kelompok ini usahanya sedang berjalan pada usaha peternakan puyuh yang menghasilkan produksi telur, namun dari segi pengetahuan tentang tata cara pemeliharaan, khususnya model pembibitan pada umumnya belum dikuasai. Sebagai contoh, dalam hal penyediaan bibit, kebanyakan anggota kelompok melakukan penyediaan bibit dengan mendatangkan atau membeli dari luar Bekasi, kalaupun ada yang melakukan proses perkawinan ternak puyuh yang mereka miliki tanpa diketahui hubungan kekerabatannya. Hal tersebut yang mendorong kami dan merasa terpanggil untuk melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Permasalahan di kelompok mitra diantaranya - Model dan teknik pembibitan yang baik belum diketahui kelompok sehingga tingkat produksi telur dan persentase daya tetas telur masih rendah - Pendapatan yang masih rendah karena populasi ternak puyuh yang dipelihara masing-masing anggota kelompok yang masih sedikit Dari permasalahan yang dihadapi oleh kelompok mitra, hal yang perlu diprioritaskan untuk segera diatasi diantaranya adalah 1 Pelatihan teknik pemeliharaan dan pembibitan puyuh yang baik dan 2 Demplot pembibitan puyuh yang baik Prosedur kerja untuk mendukung realisasi metode yang ditawarkan diantaranya diawali dari identifikasi masalah yang ada bersama dengan kelompok, kemudian dicari langkah solusinya. Partisipasi mitra dalam pelaksanaan program dengan terlibat secara langsung pada setiap kegiatan dan berpartisipasi dalam penyiapan kegiatan, pelaksanaan serta senantiasa mengaplikasikan dari setiap kegiatan yang telah dilakukan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil yang diperoleh dari analisa evaluasi awal yang dirangkum dari jawaban pertanyaan kepada para peternak sebelum dilakukan pelatihan adalah sebagai berikut • Pengetahuan peternak tentang budidaya puyuh secara umum masih kurang sehingga selalu mencoba apa yang dikatakan peternak lain yang kadang malah merugikan karena seringnya berganti-ganti cara pemeliharaan dan pemberian ransum. • Pengetahuan peternak tentang teknik pembibitan dan penetasan telur dengan mesin tetas, masih kurang karena kebiasaan peternak mengawinkan puyuhnya tanpa memperhatikan silsilahnya sehingga sering terjadi perkawinan sedarah yang menyebabkan daya tetasnya rendah. Setelah dilakukan pelatihan kepada para peternak tentang teknik budidaya dan pembibitan puyuh secara umum serta teknik penetasan, maka ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan dari peternak yaitu • Pengetahuan peternak tentang teknik pembibitan dan teknologi penetasan meningkat. Sebagian peternak setelah pelatihan menjadi paham bagaimana cara mengawinkan dan membuatan mesin tetas sederhana dengan bahan-bahan yang mudah didapat, sehingga beberapa tertarik untuk membuatnya. • Pengetahuan peternak tentang budidaya puyuh secara umum meningkat yaitu diantaranya pengetahuan tentang perkandangan, cara pemberian ransum dan menyusun ransum yang sesuai dengan kebutuhan serta pencegahan penyakit Diseminasi produk bibit puyuh unggul Auto Sexing dilakukan dengan pendekatan partisipatif antara peneliti dan mitra kerja untuk berusaha memecahkan permasalahan ketersediaan bibit puyuh yang masih terbatas dan memberikan kontribusi pengetahuan dalam pengembangan bibit puyuh unggul. Tim Peneliti menetukan lokasi dan nama peternak yang mendapatkan bibit puyuh Parent Stock. Peternak yang mendapatkan bantuan bibit Parent Stock Puyuh - sebanyak 800 ekor, terdiri atas 600 ekor bibit betina dan 200 ekor pejantan. Bibit yang diberikan berupa pullet umur 30- 35 hari, yang diharapkan sekitar satu mingguan lagi berproduksi. Dengan penyebaran bibit Parent Stock Puyuh - ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas bibit puyuh petelur yang ada di peternak baik untuk anggotanya maupun untuk peternak disekitar dan luar lokasi peternak penerima bantuan. Evaluasi hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan di Kelompok Peternak Puyuh di Kabupaten Bekasi cukup berhasil dan sukses. Hal ini dapat dilihat dari mulai awal kegiatan sampai semua kegiatan yang dilakukan, antusiasme rasa keingin tahuan dari para anggota yang cukup tinggi dan kesediaan fasilitas kelompok yang dapat digunakan untuk pelaksanaan program pengabdian ini. Melalui kegiatan ini, pola pemeliharaan ternak puyuh dari para anggota kelompok menjadi lebih baik, terutama dalam aspek pembibitanya, sehingga perlu dipertahankan dalam hal kualitas bibitnya, diantaranya melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Bagian Simpulan berisi mengindikasi secPengetahuan peternak dalam budidaya puyuh secara umum dan terkhusus lagi tentang pembibitan masih kurang, tetapi animo peternak untuk menjadi peternak sangat baik untuk belajar semua pengetahuan tentang ternak puyuh; Setelah dilakukan pelatihan, praktek dan demplot serta pendampingan, pengetahuan peternak tentang budidaya puyuh menjadi meningkat, sehingga bisa diaplikasikan oleh peternak dalam berusaha ternaknya dengan harapan kesejahteraan peternak menjadi meningkat DAFTAR PUSTAKA Asep Anang, 2013. Strategi dan Pola Pemuliaan Ternak. Hasil Penelitian dan Pengabdian untuk Masyarakat Peternakan. Universitas Padjadjaran. Bandung. Astuti, M., Sucahyono dan D. T. Sulistiowati. 1985. Pengaruh silang dalam terhadap daya tunas, daya tetas, dan bobot badan pada burung puyuh. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta. Kafrawi M., 2006. Si kecil Yang Bermanfaat. 1-4. 20 Februari 2007. yang Listiyowati, E. dan Roospitasari, K. 1992. Puyuh Tata Laksana Budidaya Secara Komersial. Penebar Swadaya, Jakarta. Noor, 1986. Genetika Ternak. Cetakan ke-1. PT Penebar Swadaya, Jakarta. Rokimoto, 2002. Poultry Breeding/Geneticsinbreeding Quail. message/15/6437. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this dan Pola Pemuliaan Ternak. Hasil Penelitian dan Pengabdian untuk Masyarakat PeternakanAsep AnangAsep Anang, 2013. Strategi dan Pola Pemuliaan Ternak. Hasil Penelitian dan Pengabdian untuk Masyarakat Peternakan. Universitas Padjadjaran. kecil Yang Bermanfaat. 1-4. 20 FebruariM KafrawiKafrawi M., 2006. Si kecil Yang Bermanfaat. 1-4. 20 Februari Ternak. Cetakan ke-1. PT Penebar SwadayaR R NoorNoor, 1986. Genetika Ternak. Cetakan ke-1. PT Penebar Swadaya, Jakarta. Rokimoto, 2002. Poultry Breeding/Geneticsinbreeding Quail. message/15/6437.
- Hasil peternakan dan perikanan merupakan produk yang diperoleh dari kegiatan budidaya hewan ternak dan ikan. Produk-produk tersebut kemudian diolah untuk dijadikan makanan, minuman, atau dimanfaatkan untuk hal lain seperti obat-obatan Hasil peternakan dan perikanan termasuk sumber pangan hewani yang dianjurkan untuk dikonsumsi sehari-hari. Produk hewani dikenal memiliki kandungan gizi tinggi yang baik untuk kesehatan, misalnya protein, asam lemak, vitamin, dan berbagai mineral. Jenis Hasil Peternakan Peternakan adalah usaha budi daya hewan, baik itu hewan berkaki empat maupun berkaki dua unggas, yang meliputi pemeliharaan dan perkembangbiakan. Contoh hewan ternak yang sering dijumpai di Indonesia adalah sapi, kambing, ayam, bebek, puyuh, dan babi. Mengutip dari Modul PJJ Prakarya Pengolahan 2020, berikut contoh hasil peternakan beserta ciri-cirinya 1. DagingSalah satu jenis hasil peternakan yang paling banyak dimanfaatkan adalah daging. Daging merupakan bagian lunak pada hewan yang melekat pada tulang dan kerap diolah sebagai bahan makanan. Daging hewan ternak berkaki empat biasanya berwarna merah dengan serat daging kasar. Sementara daging unggas cenderung berwarna putih dengan serat yang lebih Daging sapiDaging sapi yang masih segar akan berwarna merah, teksturnya kenyal, padat, dan garis seratnya terlihat jelas. Bagian lemak biasanya berwarna kekuningan serta lebih padat dan kaku. Daging sapi merupakan bahan makanan yang umum di Indonesia dan dapat diolah dengan cara direbus, digoreng, atau dibakar. Contoh makanan dari daging sapi antara lain rendang, bakso, abon, dendeng, dan sosis. b. Daging kambingDaging kambing termasuk jenis daging merah yang memiliki aroma khas. Teksturnya cenderung kasar, namun daging kambing relatif lebih lunak karena memiliki serat daging yang renggang. c. Daging kerbauCiri khas dari daging kerbau adalah dagingnya berwarna merah gelap dengan tekstur serat yang kasar. Dibandingkan dengan daging sapi, daging kerbau lebih liat dan lemaknya relatif lebih rendah. Daging kerbau sering dikonsumsi di wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Cara pengolahan daging kerbau hampir sama seperti daging sapi dan dapat dimasak menjadi berbagai macam makanan. d. Daging babiDaging babi umumnya berwarna merah muda pucat dengan serat yang halus dan renggang. Tekstur daging babi cenderung lembek, sedangkan bagian lemaknya lebih padat tapi tetap lunak. e. Daging ayamDi Indonesia, ada dua jenis ayam yang dibudidayakan, yaitu ayam kampung dan ayam negeri broiler/leghorn. Ayam kampung dipelihara dengan cara dibiarkan berkeliaran bebas untuk mencari makanannya sendiri. Ayam broiler sejatinya adalah hasil persilangan dari ras-ras ayam dengan produktivitas tinggi. Pemeliharaan ayam ini biasanya di dalam kandang berukuran besar dan diberi makan seperti hewan ternak pada umumnya. Ayam kampung biasanya lebih kurus dibandingkan broiler, dagingnya pun lebih gelap, lebih liat/alot, tapi rendah lemak. Sedangkan ayam broiler umumnya lebih gemuk, dagingnya cenderung putih, tidak terlalu alot, dan tinggi TelurTelur dihasilkan oleh hewan ternak jenis unggas seperti ayam, bebek, dan burung puyuh. Beda jenis unggas, ciri-ciri telurnya pun berbeda. Sebagai contoh, kulit telur ayam broiler biasanya berwarna cokelat, sedangkan telur ayam kampung cenderung berwarna putih. Telur bebek berwarna putih kebiruan, sementara telur puyuh memiliki bercak cokelat di seluruh permukaan kulitnya. Telur termasuk makanan dengan kandungan gizi tinggi sehingga baik untuk kesehatan. Telur diketahui mengandung protein, lemak, asam folat, serta berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh SusuSusu merupakan produk sekresi yang dihasilkan oleh hewan ternak mamalia, contohnya sapi, kambing, atau kerbau. Susu mengandung nutrisi yang sangat kompleks, mulai dari karbohidrat, lemak, protein, berbagai vitamin, kalsium, fosfor, dan mineral lainnya. Selain diminum secara langsung, susu juga dapat diolah menjadi bahan makanan lain. Keju, mentega, serta yoghurt adalah contoh produk makanan yang berasal dari susu. Jenis Hasil Perikanan Perikanan bisa didefinisikan sebagai segala sesuatu yang berkaitan dengan penangkapan, pemiaraan, serta budidaya ikan. Hasil perikanan tidak terbatas pada hewan ikan saja, tapi juga makhluk hidup lain yang hidup di dalam air. Berikut contoh hasil perikanan seperti dikutip dari buku Prakarya Kelas IX 2018 1. IkanIkan termasuk makanan yang tinggi protein dan dikenal kaya akan omega 3 yang baik untuk kesehatan. Berdasarkan habitatnya, ikan terbagi menjadi 3 jenis, yaitu a. Ikan air tawarDaging ikan air tawar umumnya lunak, memiliki aroma tanah/lumpur, dan durinya cenderung kecil/halus. Contohnya adalah lele, bawal, dan ikan mas. b. Ikan air lautTekstur daging ikan laut cenderung lebih keras, memiliki aroma amis yang khas, dan durinya cenderung lebih besar dan keras. Contoh ikan air laut adalah tuna dan tenggiri. c. Ikan air payauAir payau adalah perpaduan antara air laut dan air tawar. Ikan air payau biasanya memiliki tekstur daging yang lembut, contohnya ikan bandeng dan kakap. 2. UdangUdang termasuk hewan yang hidup di perairan. Seperti ikan, udang pun kaya akan nutrisi, terutama protein, omega 3, vitamin E, fosfor, zinc, dan masih banyak lagi. Jenis udang pun bermacam-macam, ada udang jerbung, udang flower, windu, galah, dogol, barong, rebon, hingga udang kucing. 3. Cumi-cumiCumi-cumi adalah hewan moluska berukuran panjang yang memiliki 10 tentakel. Cumi-cumi kaya akan protein dan kalsium, bahkan tinta hitamnya pun dipercaya mengandung antioksidan yang bagus untuk melawan penyakit. Ada 3 jenis cumi-cumi yang diketahui, yaitu Cumi-cumi sotong. Sotong memiliki tubuh yang panjang dan mengerucut di bagian ujungnya. Panjang tubuh sotong bisa mencapai 20-30cm. Cumi-cumi karang/kadut. Cumi karang atau cumi kadut memiliki tubuh yang lebih besar dan pipih dibanding cumi-cumi biasa. Warnanya pun lebih gelap dan di punggungnya terdapat semacam batok/cangkang. Cumi-cumi blakutak. Cumi blaakutak memiliki tubuh pendek, melebar, dan dilengkapi dengan tulang punggung yang keras. 4. Rumput lautRumput laut adalah sebutan untuk alga mikroskopik yang hidup di air. Meski disebut rumput, alga ini tidak memiliki batang, akar, dan daun sejati. Seluruh bagian dari alga ini disebut dengan talus. Rumput laut biasanya hidup dengan cara menempel pada benda-benda lain, misalnya kayu, karang mati, atau kulit juga Persebaran Biota Laut di Perairan Indonesia Perikanan dan Mangrove Solusi Impor Daging Tak Semudah Beli Peternakan Belgia, Pak Erick Kunci Stabilnya Harga Telur Ada di Pemerintah, kata Peternak Unggas - Pendidikan Kontributor Erika EriliaPenulis Erika EriliaEditor Maria Ulfa
Sebagai industri unggas terbesar ke tiga setelah Ayam Ras dan Broiler, Puyuh ternyata kini juga mulai ramai diternakkan. Buktinya, berdasarkan data dari kementerian peternakan tahun 2016 populasi puyuh petelur di Indonesia mencapai 12 juta ekor. Data lengkapnya per daerah bisa dilihat disini. Papulasi sebesar itu ternyata membuat para produsen pakan unggas di Indonesia mulai ngiler’ dan akhirnya ramai-ramai bersaing mengeluarkan produk puyuh petelur. Mulai dari produsen yang lokal, nasional, bahkan juga pemain international yang sudah lama ada di Indonesia tak mau kalah satu sama lainnya. Pakan puyuh petelur sendiri adalah hal yang pokok pakai bingitz bagi para peternak. Lha bagaimana tidak, hampir 80% modal uang habis dibelanjakan di pakan ini. Karena itu, sangat wajar jika para produsen pakan dituntut untuk berlomba menyediakan pakan yang berkualitas bagus dan terutama sekali murah dari sisi harga. Sekarang bukan zamannya fanatik terhadap merek pakan tertentu. Terlebih di era informasi seperti sekarang. Karena kepuasan para peternak ada pada jaminan mutu, ketersedianan stok dan harga yang terjangkau. Tiga-empat tahun yang lalu kita boleh saja membanggakan merek dari pockpand, atau cargill, tapi sekarang?? Tidak lagi. Asal standart nutrisi pakan sudah sesuai dengan SNI, maka pilihan akan jatuh kepada siapa yang paling murah. Pada pertemuan kali ini, Dunia Puyuh akan mencoba mengulas beberapa pakan puyuh petelur yang populer di kalangan para peternak puyuh. 1. BP Pakan satu ini bisa dikatakan raja dari semua pakan puyuh petelur. Para peternak senior maupun junior sudah pasti kenal dengan pakan ini. Mudah dijumpai di poultry manapun adalah salah satu keunggulan dari pakan satu ini. Jadi sangat bisa dimaklumi jika banyak dari peternak yang nggak bisa “move on” dengan merek satu ini. 2. QL Menempati peringkat dua dari sekian banyak pakan yang ada adalah QL. QL ini bisa dikatakan antitesa dari pakan BP yang kondang di tengah masyarakat. Harganya yang lebih murah dari pada BP menjadikan pakan satu ini menjadi pilihan kedua. Ditambah lagi QL juga mengeluarkan dua varian produk. Yaitu, Orange dan Blue. Jika BP dipilih oleh masyarakat karena lebih tua dan lebih senior dari pada yang lainnya, maka QL menjadi pilihan karena lebih murah. 3. PY3 Salah satu opsi pilihan yang menjadikan peternak memilih produk pakan adalah karena referensi dari saudara atau teman karib. Agaknya faktor inilah yang menyebabkan pakan PY3 dikenal di masyarakat. Karena di Blitar, Kediri, Tulungagung, sebagai sentra peternakan puyuh terbesar sangat jarang kita temukan pakan ini di poultry. 4. FB 504 Jika kita buat dua macam jenis peternak, maka kita akan menemukan 2 golongan besar peternak kita. 1. Peternak yang mau belajar, dan 2. Peternak yang Cuma ikut-ikutan. Ciri mereka yang mau belajar adalah mempertimbangkan harga dan kualitas pakan dan tidak hanya ikut-ikutan tetangga atau teman sekitar dalam memilih merek pakan. Bukti gelombang besar perpindahan mereka adalah adalah mereka yang pindah dari BP ke FB 504. 5. Kukila Pakan yang satu ini terkenal karena pakan ini dikeluarkan oleh pabrik yang menaungi pembibitan burung puyuh. diproduksi di Jogja pakan ini kemudian menyebar sampai ke Blitar dan Jawa timur pada umumnya karena efek domino dari diterimanya puyuh jenis peksi oleh pasar. Demikian diatas adalah beberapa merek pakan puyuh petekur yang banyak dipakai oleh masyarakat Blitar, Tulungagung, Kediri dan Jatim pada umumnya. Selain pakan diatas masih banyak merek-merek lain seperti halnya new hope, sinta, perkasa, pakan puyuh petelur produksi confeed yang beredar di masyarakat. Diatas, sengaja tidak saya sebutkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing pakan karena selain banyak yang mecampurnya dengan cara self mixing juga karena biasanya perbedaan jenis puyuh juga menghasilkan telur yang berbeda, meskipun pakannya sama persis.
Jakarta - Puyuh merupakan jenis unggas yang tidak bisa terbang. Meski ukurannya terbilang kecil dibandingkan unggas lain, namun siapa sangka puyuh bisa menghasilkan peluang cuan yang satu peternak puyuh asal Dusun Dalingan, Tawangharjo, Grobogan bernama Muslikah 28 mengatakan besarnya kebutuhan pasar membuat usaha peternakan puyuh petelur potensial. Hal ini mengingat telur puyuh memiliki harga jual yang cukup tinggi. Ditambah hampir seluruh bagian puyuh bisa mendatangkan omset, mulai dari daging hingga kotorannya."Ternak puyuh itu gampang. Ini saya ngurus sendiri. Kalau udah nggak bertelur, puyuhnya juga bisa dijual lagi. Laku semua itu, mulai dari kotoran. Kotoran kalau dikeringkan bisa laku Rp 20-30 ribu untuk pupuk. Daging juga laku, telurnya juga laku," ujarnya kepada detikcom beberapa waktu lalu. Muslikah mengatakan seekor puyuh bisa menghasilkan 1 telur setiap hari dan ini berlangsung selama 1,5 tahun. Saat puyuh sudah tidak bisa bertelur maka bisa dijual, baik dalam keadaan hidup maupun diolah dagingnya untuk siap santap. Dari peternakan puyuhnya, Muslikah mengaku bisa mengantongi omzet jutaan per bulan."Karena tiap hari bertelur, gampang nyari uangnya. Sehari dapat belum dari telur dan penjualan pakan. Per bulan di atas Rp 5 juta," lanjut, Muslikah pun membeberkan tips bagi pemula yang ingin memulai usaha ternak puyuh petelur. Menurutnya asupan nutrisi menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan, baik melalui pemberian pakan maupun vitamin."Vitaminnya dicampur ke air minum. Fungsinya buat merangsang telur. Terus air minum nggak boleh telat. Sehari 2 kali isi. Pakan juga nggak boleh telat. Soalnya mempengaruhi, nanti bertelurnya kurang. Kalau puyuh kan bertelur sehari satu. Tiap hari bertelur. Kalau makan sehari sekali, ada takarannya," menyarankan agar pakan puyuh tidak dicampur antara pabrikan dan bekatul. Sebab dapat mempengaruhi kualitas telur. Ia mengatakan pakan yang dicampur bisa memperpendek masa simpan telur. Selain itu juga membuat kuning telur rentan rusak saat direbus."Pakannya nggak dicampur karena ngaruh ke kualitas telur. Misal pakan pabrik dicampur bekatul, nanti telur nggak sampai seminggu udah jelek. Kuningnya kalau direbus hancur. Kalau full pabrik telurnya tahan lama," itu, dia menjelaskan kondisi kandang juga perlu dijaga, terutama suhu. Salah satunya dengan penggunaan kipas dan blower. Pastikan juga kandang dalam keadaan bersih."Suhu itu pakai kipas. Kalau malam dimatikan kipasnya. Terus pakai blower buat buang udara di dalam keluar. Jadi di dalam nanti nggak bau. Karena bisa mempengaruhi puyuh, nanti sakit. Kondisi kandang harus bersih. Kotoran dibersihkan," selanjutnya modal yang dibutuhkan untuk ternak puyuh
Teknis Budidaya Burung Puyuh A. Teknik Budidaya Burung Puyuh Teknologi Nasa Hampir semua orang tahu apa itu burung puyuh, selain untuk konsumsi telur puyuh juga sangat di gemari di pasaran, baik itu anak-anak sampai orang dewasa. Nah ! sudah tahu kah Anda manfaat telur puyuh ? Telur puyuh mengandung berbagai vitamin dan mineral. Bahkan dengan ukurannya yang kecil, nilai gizinya tiga sampai empat kali lebih besar dari telur ayam. Pada pembahasan kali kami coba membahas teknis budidaya burung puyuh dengan teknologi nasa yang sudah teruji dan terbukti mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi telur yang lebih meningkat. SEJARAH SINGKAT Puyuh merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Burung puyuh disebut juga Gemak Bhs. Jawa-Indonesia. Bahasa asingnya disebut “Quail”, merupakan bangsa burung liar yang pertama kali diternakan di Amerika Serikat, tahun 1870. Dan terus dikembangkan ke penjuru dunia. Sedangkan di Indonesia puyuh mulai dikenal, dan diternak semenjak akhir tahun 1979. Kini mulai bermunculan di kandang-kandang ternak yang ada di Indonesia. B. SENTRA PETERNAKAN Sentra Peternakan burung puyuh banyak terdapat di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. C. JENIS BURUNG PUYUH Kelas Aves Bangsa Burung Ordo Galiformes Sub Ordo Phasianoidae Famili Phasianidae Sub Famili Phasianinae Genus Coturnix Species Coturnix-coturnix Japonica D. MANFAAT BURUNG PUYUH Telur dan dagingnya mempunyai nilai gizi dan rasa yang lezat Bulunya sebagai bahan aneka kerajinan atau perabot rumah tangga lainnya Kotorannya sebagai pupuk kandang ataupun kompos yang baik dapat digunakan sebagai pupuk tanaman E. PERSYARATAN LOKASI TERNAK BURUNG PUYUH Lokasi jauh dari keramaian dan pemukiman penduduk Lokasi mempunyai strategi transportasi, terutama jalur sapronak dan jalur-jalur pemasaran Lokasi terpilih bebas dari wabah penyakit Bukan merupakan daerah sering banjir Merupakan daerah yang selalu mendapatkan sirkulasi udara yang baik. F. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA BURUNG PUYUH 1. Penyiapan Sarana dan Peralatan a Perkandangan Dalam sistem perkandangan yang perlu diperhatikan adalah temperatur kandang yang ideal atau normal berkisar 20-25 derajat C, kelembaban kandang berkisar 30-80%, penerangan kandang pada siang hari cukup 25-40 watt, sedangkan malam hari 40-60 watt hal ini berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan. Tata letak kandang sebaiknya diatur agar sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang. Model kandang puyuh ada 2 dua macam yang biasa diterapkan yaitu sistem litter lantai sekam dan sistem sangkar batere. Ukuran kandang untuk 1 m2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjuntnya menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari sampai lepas masa anakan. Terakhir menjadi 40 ekor/m2 sampai masa bertelur. Adapun kandang yang biasa digunakan dalam budidaya burung puyuh adalah 1. Kandang untuk induk pembibitan Kandang ini berpegaruh langsung terhadap produktifitas dan kemampuan menghasilkan telur yang berkualitas. Besar atau ukuran kandang yang akan digunakan harus sesuai dengan jumlah puyuh yang akan dipelihara. Idealnya satu ekor puyuh dewasa membutuhkan luas kandang 200 m2. 2. Kandang untuk induk petelur Kandang ini berfungsi sebagai kandang untuk induk pembibit. Kandang ini mempunyai bentuk, ukuran, dan keperluan peralatan yang sama. Kepadatan kandang lebih besar tetapi bisa juga sama. 3. Kandang untuk anak puyuh/umur staterkandang indukan Kandang ini merupakan kandang bagi anak puyuh pada umur starter, yaitu mulai umur satu hari sampai dengan dua sampai tiga minggu. Kandang ini berfungsi untuk menjaga agar anak puyuh yang masih memerlukan pemanasan itu tetap terlindung dan mendapat panas yang sesuai dengan kebutuhan. Kandang ini perlu dilengkapi alat pemanas. Biasanya ukuran yang sering digunakan adalah lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm. cukup memuat 90-100 ekor anak puyuh. 4. Kandang untuk puyuh umur grower 3-6 minggu dan layer lebih dari 6 minggu Bentuk, ukuran maupun peralatannya sama dengan kandang untuk induk petelur. Alas kandang biasanya berupa kawat ram. b Peralatan Perlengkapan kandang berupa tempat makan, tempat minum, tempat bertelur dan tempat obat-obatan. 2. Penyiapan Bibit Yang perlu diperhatikan oleh peternak sebelum memulai usahanya, adalah memahami 3 tiga unsur produksi usaha perternakan yaitu bibit/pembibitan, pakan ransum dan pengelolaan usaha peternakan. Pemilihan, yaitu Untuk produksi telur konsumsi, dipilih bibit puyuh jenis ketam betina yang sehat atau bebas dari kerier penyakit. Untuk produksi daging puyuh, dipilih bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran. Untuk pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya dan puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina agar dapat menjamin telur tetas yang baik. 3. Pemeliharaan a Sanitasi dan Tindakan Preventif Untuk menjaga timbulnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang dan vaksinasi terhadap puyuh perlu dilakukan sedini mungkin. b Pengontrolan Penyakit Pengontrolan penyakit dilakukan setiap saat dan apabila ada tanda-tanda yang kurang sehat terhadap puyuh harus segera dilakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter hewan atau dinas peternakan setempat atau petunjuk dari Poultry Shoup. c Pemberian Pakan Ransum pakan yang dapat diberikan untuk puyuh terdiri dari beberapa bentuk, yaitu bentuk pallet, remah-remah dan tepung. Karena puyuh yang suka usil memtuk temannya akan mempunyai kesibukan dengan mematuk-matuk pakannya. Pemberian ransum puyuh anakan diberikan 2 dua kali sehari pagi dan siang. Sedangkan puyuh remaja/dewasa diberikan ransum hanya satu kali sehari yaitu di pagi hari. Untuk pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan terus-menerus. PT. NATURAL NUSANTARA mengeluarkan suplemen khusus ternak yaitu VITERNA Plus dan POC NASA. Produk-produk ini menggunakan teknologi asam amino, mineral dan vitamin yang diciptakan dengan pendekatan fisiologis tubuh puyuh yaitu dengan meneliti berbagai nutrisi yang dibutuhkan puyuh. VITERNA dan POC NASA mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan puyuh yaitu Asam-asam amino esensial, yaitu Arginin, Hiistidin, Leusin, Isoleusin dan lain-lain sebagai penyusun protein tubuh, pembentuk sel dan organ tubuh. Vitamin lengkap yang berfungsi untuk berlangsungnya proses fisiologis tubuh yang normal dan meningkatkan ketahanan tubuh itik petelur dari serangan penyakit. Mineral-mineral lengkap yaitu N, P, K, Ca, mg , Cl dan lain-lain sebagai penyusun tulang, darah dan berperan dalam sintesis enzim untuk memperlancar proses metabolisme dalam tubuh. Cara penggunaannya adalah dengan mencampur/mengoplos VITERNA Plus dan POC NASA menjadi satu botol terlebih dahulu. Kemudian dicampurkan pada air minum dengan dosis 1 tutup botol campuran VITERNA Plus dan POC NASA untuk sekitar 10 liter air minum dan diberikan setiap 3 hari sekali, terutama pada pagi hari. Air minum diberikan tidak terbatas, jika sudah habis harus diisi kembali. Gunakan air yang bersih, bebas dari logam dan mikroorganisme. Tempat penampungan air pun tidak terbuat dari bahan yang mudah berkarat. Keunggulan dan manfaat pemberian VITERNA dan POC NASA pada burung puyuh adalah 1 Berasal dari bahan alami/organik, bukan dari bahan-bahan kimia atau sintetik, 2 Mampu menggantikan pemberian vitamin dan mineral kimia/sintetik, 3 Meningkatkan nafsu makan, 4 Mengurangi kestresan pada ayam, baik pada saat masuk kandang pertama kali, setelah ayam divaksinasi atau saat ayam dalam proses pengobatan, 5 Mengurangi bau kotoran, 6 Meningkatkan kesehatan ayam, 7 Mempercepat waktu pertama bertelur di mana pada burung puyuh umur 30 hari sudah mulai bertelur, 8 Angka kematian 3% – 5%, 9 Cangkang telur lebih kuat dan tidak mudah pecah. d Pemberian Vaksinasi dan Obat Pada umur 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata intra okuler atau air minum peroral. Pemberian obat segera dilakukan apabila puyuh terlihat gejala-gejala sakit dengan meminta bantuan petunjuk dari PPL setempat ataupun dari toko peternakan Poultry Shoup, yang ada di dekat Anda beternak puyuh. G. PANEN BURUNG PUYUH 1. Hasil Utama Pada usaha pemeliharaan puyuh petelur, yang menjadi hasil utamanya adalah produksi telurnya yang dipanen setiap hari selama masa produksi berlangsung. 2. Hasil Tambahan Sedangkan yang merupakan hasil tambahan antara lain berupa daging afkiran, tinja dan bulu puyuh. Catatan Penggunaan produk Nasa, Viterna, POC Nasa, dan Hormonik ini juga sangat bermanfaat untuk mendukung budidaya peternakan lainnya, seperti Budidaya Kambing, Budidaya Babi, Budidaya Unggas, maupun budidaya hewan hias. Demikian Teknis Budidaya Burung Puyuh yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat untuk Anda yang menggeluti budidaya ternak burung puyuh. Pada pembahasan selanjutnya akan coba kami bahas mengenai hama dan penyakit pada ternak burung puyuh. Salam Sukses ! Lebih Baik Mencoba dan Gagal dari pada Tidak Mencoba Sama Sekali …..!!!
peternakan puyuh lebih banyak dijumpai di daerah